Di dunia kerja yang terus berubah, seseorang tidak selalu harus menunggu kesempatan datang. Terkadang, kesempatan justru muncul setelah seseorang mempersiapkan dirinya dengan keterampilan baru.
Kisah Charles Vasquez Jr. menjadi salah satu contoh nyata.
Charles Vasquez Jr. adalah seorang profesional teknologi informasi yang berbasis di New York City. Perjalanan kariernya tidak berlangsung melalui jalan yang sepenuhnya mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan harus menyesuaikan perjalanan kariernya dengan kebutuhan keluarga.
Namun, satu hal yang terus ia lakukan adalah belajar.
Dan dari proses belajar itulah, sebuah jalan baru dalam kariernya kembali terbuka.
Bukan Perjalanan Karier yang Instan
Charles Vasquez Jr. tumbuh di Brooklyn, New York. Sejak muda, ia memiliki keinginan untuk memperluas pengetahuan dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya.
Ia berhasil memperoleh GED dan kemudian menempuh pendidikan Associate of Applied Science dalam bidang Computer Programming.
Namun, perjalanan pendidikannya menghadapi berbagai hambatan sehingga rencananya untuk menyelesaikan pendidikan empat tahun tidak berjalan seperti yang diharapkan.
Situasi kehidupannya juga berubah ketika ia akan menjadi seorang ayah.
Kebutuhan untuk segera mendapatkan pekerjaan membuatnya harus mempertimbangkan kembali arah kariernya. Ia kemudian mengarahkan perhatiannya ke bidang teknologi informasi karena menurut pengalamannya, pekerjaan di bidang IT relatif lebih cepat dimasuki.
Ia pun memulai perjalanan profesionalnya di bidang tersebut.
Sumber IBM mencatat bahwa perjalanan Vasquez di industri teknologi telah berlangsung sekitar 15 tahun, dengan pengalaman dalam berbagai pekerjaan mulai dari administrasi desktop hingga dukungan jaringan, termasuk pemecahan masalah, administrasi pengguna, keamanan, dan pengelolaan perangkat jaringan.
Artinya, ia bukan seseorang yang tiba-tiba masuk ke dunia teknologi hanya karena mengikuti satu pelatihan.
Justru sebaliknya.
Pelatihan menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk terus memperbarui kompetensinya.
Titik Balik: Kembali Belajar
Salah satu titik penting dalam perjalanan Vasquez terjadi ketika ia mengenal IBM SkillsBuild melalui Per Scholas, sebuah organisasi nirlaba yang memberikan kesempatan pengembangan keterampilan dan jejaring bagi peserta pembelajaran.
Melalui IBM SkillsBuild, Vasquez mempelajari berbagai materi yang berkaitan dengan kebutuhan teknologi digital, termasuk:
analisis data,
pemrograman Python,
fundamental artificial intelligence (AI).
Bagi Vasquez, proses pembelajaran tersebut bukan sekadar mengikuti materi.
Ia melihat perkembangan belajarnya dan mendapatkan kesempatan untuk memperkuat pemahamannya melalui materi interaktif.
IBM mendokumentasikan bahwa pembelajaran tersebut membantu memberikan pengetahuan dan perangkat yang dapat mendukung perkembangan karier Vasquez.
Di sinilah kita dapat melihat sesuatu yang sering kali terlupakan dalam pembicaraan tentang pelatihan.
Pelatihan bukan hanya tentang duduk di ruang kelas.
Pelatihan yang baik memberikan seseorang kemampuan baru yang dapat digunakan untuk menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
Dari Keterampilan Menjadi Bukti Kompetensi
Salah satu hal menarik dari kisah Vasquez adalah bagaimana hasil belajar kemudian dapat ditunjukkan kepada pihak lain.
IBM mencatat bahwa badge yang diperoleh Vasquez melalui IBM SkillsBuild membantu memvalidasi keterampilannya dan memberikan bukti konkret mengenai kemampuan yang dimilikinya kepada calon pemberi kerja.
Hal ini menunjukkan pentingnya membangun bukti kompetensi.
Di dunia kerja, seseorang tidak cukup hanya mengatakan:
"Saya bisa."
Akan jauh lebih kuat apabila seseorang dapat menunjukkan:
"Ini keterampilan yang saya pelajari, ini yang saya kerjakan, dan ini bukti kompetensi saya."
Inilah salah satu fungsi penting pelatihan profesional.
Pelatihan membantu seseorang mengubah pengetahuan menjadi kompetensi yang lebih terstruktur dan, dalam kondisi tertentu, menghasilkan bukti yang dapat digunakan untuk memperkuat profil profesional.
Pelatihan Membantu Membuka Perspektif Baru
Menariknya, Vasquez tidak berhenti pada keterampilan IT yang sebelumnya sudah ia miliki.
Ia juga mulai mempelajari AI dan memahami lebih jauh hubungan antara data dan teknologi AI.
Dalam kisah yang dipublikasikan IBM, Vasquez menjelaskan bahwa proses belajar tersebut membuatnya memahami AI dengan lebih baik, khususnya mengenai peran data dalam AI.
Ini merupakan gambaran penting tentang upskilling.
Seseorang yang sudah bekerja bukan berarti sudah selesai belajar.
Justru ketika teknologi berubah, seorang profesional perlu memperbarui keterampilannya agar tetap relevan.
Hasilnya? Karier Terus Bergerak
Saat ini, IBM mencatat bahwa Charles Vasquez Jr. bekerja sebagai Desktop Support Specialist di sektor kesehatan.
Perjalanannya menunjukkan bahwa perkembangan karier tidak selalu berbentuk promosi jabatan yang dramatis.
Kadang-kadang, perkembangan karier terjadi ketika seseorang:
belajar → memperoleh keterampilan → mendapatkan pengalaman → membuktikan kompetensi → membuka peluang baru.
Dalam kasus Vasquez, perjalanan tersebut berlangsung selama bertahun-tahun.
Pelatihan bukan satu-satunya faktor yang membentuk kariernya. Pengalaman kerja, pendidikan, ketekunan, kondisi keluarga, kesempatan, serta kemampuan beradaptasi juga memiliki peran.
Namun, pembelajaran dan pengembangan keterampilan menjadi salah satu bagian penting yang membantu dirinya tetap berkembang di industri yang terus berubah. IBM sendiri menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan dan pengembangan keterampilan bagi pertumbuhan karier di bidang IT.
Apa yang Bisa Kita Pelajari?
Kisah Charles Vasquez Jr. memberikan setidaknya lima pelajaran penting.
1. Karier tidak selalu berjalan lurus
Tidak semua orang menyelesaikan pendidikan sesuai rencana.
Tidak semua orang langsung mendapatkan pekerjaan impian.
Tidak semua orang langsung mendapatkan posisi yang diinginkan.
Tetapi perjalanan karier masih dapat berkembang ketika seseorang terus mencari cara untuk meningkatkan kompetensinya.
2. Belajar tidak berhenti setelah mendapatkan pekerjaan
Justru setelah bekerja, kebutuhan untuk belajar bisa menjadi semakin penting.
Dunia kerja berubah. Teknologi berkembang. Kebutuhan perusahaan berubah.
Keterampilan yang relevan hari ini belum tentu cukup untuk menghadapi kebutuhan beberapa tahun mendatang.
3. Pelatihan harus menghasilkan kemampuan yang dapat digunakan
Pelatihan akan jauh lebih bernilai ketika peserta dapat menggunakan hasil pembelajarannya dalam pekerjaan.
Karena itu, memilih program pelatihan sebaiknya tidak hanya berdasarkan sertifikat.
Perhatikan juga:
Apa yang akan saya kuasai setelah mengikuti pelatihan ini?
4. Bukti kompetensi memiliki nilai
Seseorang perlu membangun portofolio dan bukti kemampuan.
Sertifikat, badge, proyek, portofolio, hasil pekerjaan, maupun pengalaman praktik dapat membantu seseorang menunjukkan kompetensinya kepada pihak lain.
5. Naik kelas dimulai dari kemauan untuk belajar
Kisah Vasquez pada akhirnya bukan hanya tentang teknologi.
Ini adalah kisah tentang seseorang yang menghadapi perubahan keadaan, tetapi tidak berhenti mengembangkan dirinya.
Pelajaran untuk Kita di Indonesia
Kisah Charles Vasquez Jr. mungkin terjadi di New York, tetapi pelajarannya relevan dengan kondisi dunia kerja di Indonesia.
Saat ini, persaingan kerja tidak hanya ditentukan oleh ijazah.
Perusahaan membutuhkan orang yang mampu bekerja, beradaptasi, menggunakan teknologi, menyelesaikan masalah, dan terus memperbarui keterampilannya.
Karena itu, seseorang yang ingin meningkatkan karier perlu mulai bertanya:
Keterampilan apa yang saya miliki saat ini?
Keterampilan apa yang dibutuhkan industri?
Keterampilan apa yang belum saya miliki?
Dan yang paling penting:
Apa yang akan saya lakukan untuk menutup kesenjangan tersebut?
Jawabannya bisa dimulai dari pelatihan yang tepat.
Saatnya Naik Kelas
Kisah Charles Vasquez Jr. menunjukkan bahwa karier bukan sesuatu yang harus diterima begitu saja.
Karier dapat terus dibangun.
Keterampilan dapat terus dikembangkan.
Dan kesempatan dapat dipersiapkan.
Pelatihan memang bukan jaminan otomatis seseorang mendapatkan promosi atau pekerjaan yang lebih tinggi. Namun, pelatihan yang tepat dapat membantu seseorang membangun kompetensi, memperbarui pengetahuan, dan meningkatkan kesiapan menghadapi peluang karier berikutnya.
Kalau ingin karier bergerak maju, jangan berhenti belajar.
🚀 Yuk, Naik Kelas Bersama DIGIMA ID!
Sudah siap meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja?
👉 Yuk, naik kelas! Kenali dan pilih program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda melalui Program Pelatihan DIGIMA ID.
Karena karier yang lebih baik sering kali dimulai dari satu keputusan sederhana: mau terus belajar.
Sumber Utama
IBM — Charles Vasquez Jr., "New paths through learning."
IBM mendokumentasikan perjalanan Charles Vasquez Jr., pengalaman pengembangan keterampilannya melalui IBM SkillsBuild, serta posisinya saat ini sebagai Desktop Support Specialist di sektor kesehatan.
Catatan editorial: Artikel ini menggunakan informasi yang dipublikasikan oleh IBM mengenai perjalanan Charles Vasquez Jr. Beberapa interpretasi mengenai hubungan antara pelatihan dan perkembangan karier disusun sebagai analisis editorial dan tidak dimaksudkan sebagai klaim bahwa pelatihan merupakan satu-satunya penyebab perubahan karier.

Komentar
Posting Komentar